Hitung kebutuhan memori server dan cek throughput transaksi.
Nama ini muncul di judul file Excel dan di nama file.
Hasilnya estimasi awal dari referensi publik, bukan formula resmi SAP. Lihat sumber dan batasan di bagian bawah.
1 transaksi = 1 dokumen. Contoh: 300 TPH berarti tiap jam ada 100 Sales Order, 100 Delivery dari order, dan 100 Invoice dari delivery.
Semua parameter di kartu ini dikunci sesuai file SAP asli dan tidak bisa diubah.
Server database: tabel estimasi kasar dari Microsoft Learn, "SAP Business One on Azure Virtual Machines" (halaman ini berbahasa Swedia; ganti sv-se dengan en-us untuk versi Inggris). Angkanya untuk VM Azure. Jadikan titik awal, bukan standar SAP.
Terminal Server: SAP Business One Hardware Requirements Guide, bagian hosted environment (edisi 10.0). Gunakan edisi terbaru dari help.sap.com.
Tidak dihitung: ukuran database dan storage, edisi dan lisensi SQL Server, serta beban transaksi atau laporan yang berat. Panduan SAP menyebut aplikasi dengan volume transaksi tinggi atau laporan detail membutuhkan lebih banyak sumber daya. Versi SQL Server yang didukung dilihat di SAP Note 928839 dan SAP Product Availability Matrix.
Hanya referensi. Lingkungan customer akan berbeda. Kolom SAPS dan Fully Processed Line Items per jam disembunyikan di Excel dan ditampilkan di sini.
Pertambahan DB per hari (MB) = dok/hari × 2 / 300 + baris/dok × dok/hari × 1 / 300
Memori per tahun (GB) = MB per hari × hari kerja / 1024
Memori user (GB) = user concurrent × 0,15
Memori tahun ke-1 (GB) = MAX(memori per tahun; 4 × jumlah DB) + memori user + memori awal
Memori tahun ke-3 (GB) = MAX(memori per tahun × 3; 4 × jumlah DB) + memori user + memori awal
Hasil akhir (GB) = memori tahun ke-3 + ukuran DB B1 lama × 0,3
Core processor = ROUNDUP(user concurrent × 300 / 10000; 0)
Benchmark: SAPS = TPH / 3 (dinormalkan ke 20 baris); line items/jam = INT(SAPS) × 20